Tuesday, December 18, 2018
Home > Artikel > Sulitnya Hidup Di Abad 21 yang Tak Pernah Terpikirkan

Sulitnya Hidup Di Abad 21 yang Tak Pernah Terpikirkan

TEKNOLOGI DAN KEBODOHAN MENTAL KARENA ABAD 21

Sadar atau tidak kita sedang hidup di Abad 21. Segala kehidupan kita saat ini telah dibantu oleh peran teknologi dalam keseharian kita. Tidak dipungkiri lagi, setiap dari kita telah memanfaatkan banyak teknologi dalam penyelesaian masalah kehidupan. Teknologi memberikan efek fleksibilitas penyelesaian masalah, seperti mempersingkat waktu, jarak dan ruang. Apapun keadaannya teknologi seolah pilihan utama untuk menyelesaikan masalah kita.
Termasuk handphone dan televisi. Adalah dua produk teknologi yang tidak pernah kita tinggalkan sedetikpun. Berbagai informasi kita peroleh sebagian besar dari handpone dan televisi. Pesan yang ingin saya sampaikan di sini adalah setiap penggunaan teknologi jangan sampai menghilangkan kebiasaan mencari informasi secara manual (maksud saya membaca buku/teks asli).
Informasi yang didapatkan saat ini melalui teknologi secara langsung serta merta dicerna dalam otak dan pikiran sehingga menyebabkan penyakit mental. Banyak orang lebih gampang percaya saat membaca layar handphone dan televisi tanpa membaca referensi yang lain. Mulai dari penyebab pertikaian antar individu yang secara mudah menghasut dan membuat kesimpulan secara cepat. Padahal ada teori buku lebih kuat ketimbang tulisan status atau anggapan yang ada di layar handpone dan televisi. Seyogyanya perlu diseimbangkan antara informasi dan teori pengetahuan yang terdapat di buku demi mengurangi pertikaian dan kegagalan mental.
Informasi yang diperoleh sangat cepat melalui teknologi akan menghasilkan suatu kebodohan mental. Bagaimana tidak, mereka sedikit menemukan pengetahuan dari buku dan lebih percaya teknologi karena instan. Setidaknya dengan membaca membuat kita lebih berkonsentrasi mencerna informasi ketimbang dari teknologi yang lebih cepat ditangkap dengan pendengaran juga lebih cepat menimbulkan reaksi emosi.
Kehidupan yang berlangsung di Abad 21 dengan berbagai produk teknologi bahkan mungkin sebenarnya membuat hidup lebih susah. Seperti yang dijelaskan pada paragraf di atas. Sangat diperlukan keseimbangan antara informasi dari teknologi dengan sumber referensi lain seperti buku. Sehingga kebodohan dan mental serba instan dapat dihindari dari kehidupan sehari-hari kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!