Friday, May 25, 2018
Home > Artikel > Pengertian Bahan Ajar Lengkap

Pengertian Bahan Ajar Lengkap

Pengertian Bahan Ajar

Bahan ajar menurut Hamdani (2011 : 219) adalah info, alat serta/atau teks yang dibutuhkan oleh guru untuk rencana serta penelaahan implementasi evaluasi.
Bahan ajar menurut Majid (2011 : 174) yaitu semua bentuk bahan yang dipakai untuk menolong guru/instruktur dalam melakukan aktivitas belajar mengajar. Bahan yang disebut dapat berbentuk bahan tertulis ataupun bahan tidak tertulis.
Bahan ajar menurut Legendari (2015 : 9) yaitu semua bentuk bahan yang sukses dihimpun serta datang dari beragam sumber yang dipakai untuk menolong guru dalam sistem belajar mengajar di kelas.
Bahan ajar menurut Wulandari (2014 : 10) adalah semua bahan (baik berbentuk info, alat, ataupun teks) yang disusun dengan systematis, yang dipakai dalam sistem evaluasi dengan maksud rencana serta penelaahan implementasi evaluasi.
Sedang menurut Siddiq dkk (2008 : 27) bahan ajar adalah komponen yang perlu ada pada sistem evaluasi, karna bahan ajar adalah satu komponen yang juga akan/mesti dikaji, diamati, dipelajari, serta jadikan materi yang juga akan dikuasai oleh siswa serta sekalian bisa memberi dasar untuk pelajarinya.
Dari sebagian pendapat diatas, jadi bisa disebutkan kalau bahan ajar adalah semua bentuk bahan baik berbentuk info, alat serta/atau teks yang dipakai untuk menolong guru/instruktur dalam melakukan aktivitas belajar mengajar dalam rencana menjangkau standard kompetensi yang sudah ditetapkan sekalian bisa memberi dasar untuk siswa dalam pelajarinya. Bahan
yang disebut dapat berbentuk bahan bikin ataupun bahan yang non bikin.

b. Type Bahan Ajar

Menurut Majid (2011 : 174) bentuk bahan ajar bisa digolongkan jadi empat, yakni :
1) Bahan bikin (printed),
2) Bahan ajar dengar (audio),
3) Bahan ajar pandang dengar (audio visual), dan
4) Bahan ajar interaktif (interactive teching material). c. Maksud serta Faedah Bahan Ajar
Menurut DEPDIKNAS (2008 : 9) bahan ajar disusun dengan maksud :
1) Sediakan bahan ajar yang sesuai sama tuntutan kurikulum dengan memperhitungkan keperluan siswa, yaitu bahan ajar yang sesuai sama karakter serta setting atau lingkungan sosial siswa.
2) Menolong siswa dalam peroleh alternatif bahan ajar di samping buku- buku teks yang kadang-kadang susah didapat.
3) Mempermudah guru dalam melakukan evaluasi. Mengenai faedah yang bisa didapat berbahan ajar yakni :
1) Faedah untuk guru

a) Didapat bahan ajar yang sesuai sama tuntutan kurikulum serta sesuai sama keperluan belajar siswa.
b) Tak akan bergantung pada buku teks yang kadang-kadang susah untuk didapat.
c) Belajar jadi labih kaya karna diperkembang dengan memakai beragam rujukan.
d) Menaikkan khasanah pengetahuan serta pengalaman guru dalam menulis bahan ajar.
e) Bahan ajar juga akan dapat membuat komunikasi evaluasi yang efisien pada guru dengan siswa karna siswa juga akan terasa lebih yakin pada gurunya.
2) Faedah untuk siswa
a) Aktivitas evaluasi jadi lebih menarik.
b) Siswa semakin lebih banyak memperoleh peluang untuk belajar dengan mandiri serta kurangi ketergantungan pada hadirnya guru.
c) Siswa akan memperoleh keringanan dalam pelajari tiap-tiap kompetensi yang perlu dikuasainya.

 

Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia
Siddiq, M. Djauhar dkk. 2008. Pengembangan Bahan Pembelajaran SD. DEPDIKNAS Majid, Abdul. 2011. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung : PT. Remaja Posdakarya DEPDIKNAS (2008)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!