Sunday, October 21, 2018
Home > Karya Ilmiah > Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Menurut Para Ahli

Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Menurut Para Ahli

Sebelum membahas lebih detail, akan diingat dahulu apakah itu riset kuantitatif, berikut ini saya kutip pengertian riset kuantitatif menurut Sugiyono (2008) ” riset kuantitatif yaitu pendekatan ilmiah yang melihat satu kenyataan itu bisa diklasifikasikan kongkrit, teramati, serta terarah, jalinan variabelnya berbentuk sebab karena di mana data penelitiannya berbentuk angka-angka serta memakai analisa statistik “.
Terdapat banyak point perlu yang bisa kita tangkap dari pengertian riset kuantitatif yang diterangkan oleh Sugiyono, yakni :
Riset kuantitatif itu riset pada suatu hal yang kongkrit, bisa dilihat serta terarah.
Riset kuantitatif itu mempunyai data berbentuk angka-angka, umumnya kita juga akan temukan analisis statistik.

Maksud Riset Kuantitatif
Ada tiga maksud dari riset kuantitatif yakni :
Untuk memberikan adakah jalinan pada dua variabel
Untuk menguji hipotesis atau teori yang sudah ada
Mencari generalisasi suatu hal yang mempunyai nilai prediktif

Bila di teliti lebih dalam, kuantitatif serta kualitatif mempunyai banyak ketidaksamaan keduanya. Karena sangat banyak, mustahil membahasnya dalam sekali menulis. Oleh karenanya, pada menulis kesempatan ini, saya juga akan mengulas sedikit tentang pengertian serta ketidaksamaan aksioma dalam ke-2 cara riset tersebut.

Metode Riset Kuantitatif
Metode riset kuantitatif yaitu cara riset yang memakai analisa data berbentuk kuantitatif/statistik untuk menguji hipotesis yang sudah diputuskan. Umumnya cara riset kuantitatif dipakai untuk mempelajari populasi atau sampel spesifik yang mana teknik pengambilan sampel itu dikerjakan dengan acak. Sedang langkah untuk menyatukan data pada riset kuantitatif yaitu dengan memakai instrumen riset.

Aksioma atau pandangan basic pada riset kuantitatif mencakup karakter kenyataan, jalinan peneliti dengan yang di teliti, jalinan variabel, peluang generalisasi, serta peran nilai. Karakter kenyataan pada penelitian kuantitatif mesti bisa diklasifikasikan, konkrit, teramati, serta terarah. Jalinan peneliti dengan yang di teliti mesti berbentuk berdiri sendiri supaya terbangun objektivitas yang tinggi. Lalu jalinan variabel satu dengan variabel yang lain dalam riset yang memakai cara kuantitatif juga akan membuat jalinan sebab karena. Cara penelitian kuantitatif peluang besar juga akan membuat generalisasi serta relatif bebas nilai karena data yang dibuat relatif objektif.

Metode Riset Kualitatif
Metode riset kualitatif yaitu cara riset yang dipakai untuk mempelajari keadaan objek yang alamiah di mana peneliti adalah instrumen kunci. Pengambilan sampel untuk riset yang memakai cara kualitatif dikerjakan dengan purposive serta snowball. Tehnik pengumpulan data dikerjakan dengan triangulasi lalu dianalisis dengan induktif. Hasil riset kualitatif lebih mengutamakan arti daripada generalisasi.

Aksioma atau pandangan basic pada riset kualitatif terbagi dalam hal yang sama juga dengan kuantitatif namun mempunyai ketidaksamaan karakter. Dalam cara kualitatif, karakter kenyataan dilihat mempunyai arti ganda, menyeluruh, dinamis, serta adalah hasil konstruksi serta pemahaman. Jalinan peneliti dengan yang di teliti tersambung dengan interaktif, maksudnya yaitu untuk peroleh arti dari pengumpulan data. Jalinan antarvaribel dalam cara riset kualitatif yaitu jalinan timbal balik atau interaktif. Dalam riset kualitatif, umumnya generalisasi cuma mungkin saja terjadi dalam ikatan konteks serta saat spesifik. Hasil riset umumnya terikat nilai-nilai yang dibawa peneliti serta sumber data.

Dalam melakukan riset kuantitatif, hal pertama yang di cari yaitu memastikan beberapa masalah yang telah diidentifikasi.
Sesudah problem dirumuskan jadi Langkah ke-2 dalam sistem riset yaitu mencari teori-teori, beberapa rencana serta generalisasi-generalisasi, hasil riset yang bisa jadikan jadi landasan teoritis untuk melakukan riset.
Landasan teori ini butuh di cari supaya riset ini mempunyai basic yang kuat berarti riset ini memanglah berdasar pada dari teori bukanlah satu aktivitas yang dikatakan sebagai aktivitas beberapa cobalah atau trial and error.
Ada landasan teori ini tunjukkan karakter dari satu riset ilmiah untuk memperoleh sumber-sumber data yang dicari
Di bawah ini saya hidangkan sebagian pendapat dari beberapa pakar mengenai pengertian dari teori

PENGERTIAN TEORI MENURUT PARA AHLI
William Wiersma (1986) dalam Sugiyono menyebutkan kalau Teori yaitu generalisasi atau himpunan generalisasi yang bisa dipakai untuk menerangkan beragam fenomena dengan systematik.
Cooper and Schinder (2003) dalam Sugiyono menyampaikan kalau Teori yaitu seperangkat rencana pengertian serta proposisi yang tersusun dengan systematis hingga bisa dipakai untuk menerangkan serta meramalkan fenomena.
Sitirahayu Haditono (1999) dalam Sugiyono menyebutkan kalau satu teori juga akan peroleh makna yang perlu apabila iya semakin banyak bisa menggambarkan menjelaskan serta meramalkan tanda yang ada.
Paling akhir Sugiyono (2009) menyimpulkan kalau satu Teori yaitu satu rencana actualisasi yang umum, rencana actualisasi atau sistem pengertian ini didapat lewat jalan yang sistematis. Satu teori mesti bisa dites kebenarannya apabila tidak dia bukanlah teori.
Dari pengertian-pengertian itu jadi bisa kita mengerti kalau teori perlu dalam satu riset. Teori juga akan menerangkan sebagian deskripsi umum yang sudah teruji keilmuannya dengan sistematis.
Teori ini berisi yaitu rencana, logika, penalaran, proposisi yang semua disusun dengan sistematis yang dipakai untuk menerangkan meramalkan serta pengendalian satu tanda.

Manfaat Teori dalam Penelitian

Kita kenali kalau teori yaitu landasan dalam melakukan satu riset. Menurut Sugiyono (2009) teori berperan untuk memperjelas problem yang di teliti jadi basic untuk merumuskan hipotesis serta jadi rujukan untuk membuat instrumen riset.

Jadi teori sebaiknya ada pada tiap-tiap riset terutama riset kuantitatif di mana teori mesti telah terang.
Selanjutnya Segiyono (2009) menerangkan terkait dengan riset jadi peranan teori yakni :
Untuk memperjelas serta mempertajam ruangan lingkup atau konstruksi variabel yang juga akan di teliti
Untuk memperkirakan serta memadu untuk temukan kenyataan dalam pengertian yakni untuk menolong seseorang peneliti terutama riset kuantitatif untuk merumuskan hipotesis serta membuat instrumen riset karna hipotesis merupakan satu pernyataan yang sifatnya predictive atau satu perkiraan.
Dipakai untuk mencandra serta mengulas hasil riset hingga setelah itu dipakai untuk memberi anjuran dalam usaha memecahkan problem.
Perlu untuk kita kenali dengan dengan simpel saat kita lakukan riset kita juga akan memerlukan teori-teori ini jadi referensi kita melakukan riset.

Berikut ini saya berikan contoh judul penelitian kuantitatif dan kualitatif, contoh judul penelitian

Related Post:

penelitian kuantitatif
penelitian kuantitatif contoh
penelitian kuantitatif dan kualitatif
penelitian kuantitatif dan kualitatif
penelitian kuantitatif dan kualitatif pdf
penelitian kuantitatif deskriptif
penelitian kuantitatif deskriptif adalah
penelitian kuantitatif jurnal
penelitian kuantitatif menurut para ahli
penelitian kuantitatif menurut sugiyono 2011
penelitian kuantitatif pdf

3 thoughts on “Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Menurut Para Ahli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!