Sunday, October 21, 2018
Home > Artikel > Pengertian Komunikasi Menurut Pakar

Pengertian Komunikasi Menurut Pakar

Sudah dikumpulkan sebagian pengertian komunikasi menurut beberapa pakar seperti diambil dari Tommy Suprapto (2009 : 5-6) didefinisikan menurut pojok pandang semasing yakni :
Komunikasi yaitu sistem yang melukiskan siapa menyebutkan apa lewat cara apa, pada siapa dengan dampak apa (Laswell).
Komunikasi adalah rangkaian sistem pengalihan info dari satu orang pada orang yang lain dengan maksud spesifik.
Komunikasi yaitu sistem yang melibatkan seorang untuk memakai sinyal tanda (alamiyah atau universal berbentuk bebrapa lambang berdasar pada kesepakatan manusia) verbal atau nonverbal yang diakui atau tidak diakui yangbertujuan untuk merubah sikap orang yang lain.
Komunikasi yaitu sistem di mana seorang individu atau komunikator mengoperkan stimulan umumnya dengan bebrapa simbol bhs (verbal ataupun non-verbal) untuk merubah perilaku orang yang lain (Carl I. Hovland).
Komunikasi yaitu penebaran info, bebrapa inspirasi jadi sikap atau emosi dari seorang pada orang yang lain terlebih lewat bebrapa lambang. (Theodorson serta Thedorson)
Komunikasi yaitu seni mengemukakan info, inspirasi serta sikap seorang pada orang yang lain (Edwin Emery).
Komunikasi yaitu satu sistem hubungan yang memiliki makna pada sesame manusia (Delton E, Mc Farland).
Komunikasi yaitu sistem sosial, dalam makna pelemparan pesan/simbol yang mana harus juga akan menumbuhkan dampak pada semuanya sistem serta menyebabkan pada bnetuk tingkah laku manusia serta kebiasaan rutinitas (William Albig).
Komunikasi bermakna satu mekanisme satu jalinan antar manusia dikerjakan dengan mengartikan lambang dengan lisan serta membacanya lewat ruangan serta menaruh kurun waktu (Charles H. Cooley).
Komunikasi adalah sistem penyalihan satu arti dari sumber pada penerima, sistem itu adalah satu seri kesibukan, rangkaian atau bebrapa step yang mempermudah peralihan maksud itu (A. Winnet).
Komunikasi adalah hubungan antar pribadi yang memakai system lambang linguistic, seperti system lambang verbal (kalimat) serta non verbal.
System ini bisa disosialisasikan dengan segera/tatap muka atau lewat media beda (tulisan, oral, serta visual). (Karlfried Knapp).

Sedang menurut Shannon serta Weafer dalam Wiryanto (2004 : 7) mengatakan kalau : “komunikasi yaitu bentuk hubungan manusia yang sama-sama memengaruhi keduanya, berniat atau tidak disengaja serta tidak terbatas pada bentuk komunikasi verbal, namun juga dalam soal ekspresi muka, lukisan, seni serta teknologi”.

Pengertian dengan etimologis atau asal tuturnya, arti komunikasi datang dari bhs latin communicatio, yang bersumber dari kata communis yang bermakna sama, dalam makna kata sama arti, communication yang bermakna memberitahu atau bertukar fikiran mengenai pengetahuan, info atau pengalaman seorang (trough communication people berbagi knowledge, information or experience).
Ke-2, pengertian dengan terminologis yaitu komunikasi adalah sistem penyampaian satu pernyataan oleh seorang pada orang yang lain. Pengertian ini menerangkan kalau komunikasi ini melibatkan beberapa orang dengan seorang menyebutkan suatu hal pada orang yang lain serta orang yang ikut serta dalam komunikasi dimaksud human communication.
Ke-3, pengertian dengan paradigmatik yakni komunikasi yang berjalan menurut satu alur serta mempunyai maksud spesifik, dengan alur komunikasi yang sesungguhnya memberitahu, mengemukakan fikiran serta perasaan, merubah pendapat ataupun sikap.
Hingga dari pengertian diatas bisa diambil kesimpulan kalau maksud komunikasi yaitu untuk memperoleh efek (dampak) kognisi yang sehubungan dengan pengetahuan, afeksi yakni sehubungan dengan penyampaian perasaan atau fikiran, serta keadaan yakni sehubungan dengan perubahan sikap serta tingkah laku. Dalam sistem evaluasi pada umumnya komunikasi berlangsung pada guru jadi komunikator serta siswa jadi komunikan.

Menurut Rusman dalam Juli Indrawati (2013 : 13), peranan guru jadi komunikator kalau aktivitas ini menyangkut sistem penyampaian info baik pada dianya, pada anak didik, pada atasan, pada orangtua murid, serta pada orang-orang biasanya. Oleh karenanya dalam akhirnya penyampaian satu info mesti betul-betul terang, mesti memerhatikan pada serta dengan siapa kita berkomunikasi. Ada dua bentuk komunikasi
iriantara serta usep syaripudin dalam Nurul Novita Mayangsari (2014 : 17-18) yakni :
Komunikasi verbal (lisan), sistem penyampaian info itu di sampaikan dengan lisan lewat apa yang disampaikan dari mulut info itu bisa berbentuk satu ide, inspirasi maupun luapan perasaan.
Komunikasi non verbal (non lisan), sistem penyampaian info itu di sampaikan dengan non lisan. Sistem penyampaian info itu bisa berbentuk tulisan, ekspresi muka maupun pergerakan badan dsb.

Mayangsari, Nurul Novita. 2014. Pengaruh Metode Pembelajaran Make A Match terhadap Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa Kelas VII SMP N 1 Cirebon. Cirebon: IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Indriwati, Juli. 2013. Pengaruh Pembelajaran Kreatif Model Treffinger terhadap Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa (Penelitian Ekperimen di Kelas VII SMPN 1 Karangkencana). Cirebon: IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Suprapto, Tommy. 2009. Pengantar Teori dan Manajemen Komunikasi. Yogyakarta:
Media Pressindo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!